default-pattern

Catatan Atas Laporan Keuangan dan Cara Membuatnya

catatan atas laporan keuangan

Banyak pelaku UMKM sudah mulai menyusun laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi, namun satu komponen penting sering terlewat: catatan atas laporan keuangan. Padahal, bagian ini justru yang membuat laporan keuangan bisa dipahami oleh pihak luar, bank, investor, maupun auditor.

Apa Itu Catatan Atas Laporan Keuangan?

Catatan atas laporan keuangan (disingkat CaLK) adalah bagian dari laporan keuangan yang berisi penjelasan naratif dan rincian angka-angka yang tersaji dalam laporan utama. CaLK tidak berdiri sendiri, ia melengkapi laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi agar pembaca bisa memahami konteks di balik setiap angka.

Berdasarkan SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah), laporan keuangan entitas terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan. BPS-Statistics Indonesia Jadi, CaLK adalah komponen wajib, bukan opsional.

Apa Saja Isi Catatan Atas Laporan Keuangan?

Sesuai SAK EMKM, catatan atas laporan keuangan harus memuat: pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai SAK EMKM, ikhtisar kebijakan akuntansi, serta informasi tambahan dan rincian akun tertentu yang menjelaskan transaksi penting dan material agar bermanfaat bagi pengguna laporan keuangan. Kadin Indonesia

Secara praktis, isi CaLK untuk UMKM mencakup:

  1. Gambaran umum usaha: Nama usaha, jenis kegiatan, domisili, dan bentuk badan hukum
  2. Dasar penyusunan laporan keuangan: Pernyataan bahwa laporan disusun sesuai SAK EMKM dengan dasar akrual
  3. Kebijakan akuntansi yang digunakan, misalnya:
    • Metode penilaian persediaan (FIFO atau rata-rata)
    • Metode penyusutan aset tetap (garis lurus atau saldo menurun)
    • Kebijakan pengakuan pendapatan
  4. Penjelasan akun-akun signifikan, seperti rincian aset tetap, utang bank, atau modal pemilik
  5. Informasi material lainnya: Seperti kejadian setelah tanggal pelaporan yang berdampak pada kondisi keuangan
Related Post  Aplikasi Kasir Terintegrasi untuk Toko Bangunan: Hindari Selisih Kas dan Kesalahan Harga Material

Cara Membuat Catatan Atas Laporan Keuangan untuk UMKM

Berikut langkah praktis yang bisa langsung diterapkan:

Langkah 1: Tulis Gambaran Umum Usaha

Jelaskan secara singkat: nama usaha, bidang kegiatan, alamat operasional, dan tahun berdiri. Ini memberikan konteks kepada pembaca laporan.

Langkah 2: Nyatakan Kepatuhan terhadap Standar

Tuliskan kalimat eksplisit bahwa laporan keuangan disusun berdasarkan SAK EMKM. Ini sinyal kepercayaan bagi bank atau kreditur.

Langkah 3: Uraikan Kebijakan Akuntansi

Sebutkan metode yang digunakan untuk setiap akun utama. Contoh:

  • “Persediaan dinilai menggunakan metode rata-rata tertimbang.”
  • “Aset tetap disusutkan menggunakan metode garis lurus selama 4 tahun.”

Langkah 4: Berikan Rincian Akun Penting

Jika ada akun yang nilainya besar atau tidak umum, berikan penjelasan. Misalnya, jika ada piutang senilai Rp50 juta, sebutkan kepada siapa dan kapan jatuh temponya.

Langkah 5: Tambahkan Informasi Relevan Lainnya

Jika ada perubahan kebijakan akuntansi, aset yang diagunkan ke bank, atau peristiwa setelah tanggal laporan, cantumkan di bagian ini.

catatan atas laporan keuangan
Contoh Catatan Atas Laporan Keuangan
(Sumber)

Kesimpulan

Catatan atas laporan keuangan bukan sekadar pelengkap administratif. Bagi UMKM yang ingin mengajukan kredit, menarik mitra, atau sekadar mengelola usaha secara lebih profesional, CaLK adalah komponen yang tidak bisa dilewatkan.

FAQ (People Also Ask)

1. Apa yang dimaksud dengan catatan atas laporan keuangan? 

Catatan atas laporan keuangan (CaLK) adalah bagian dari laporan keuangan yang menjelaskan kebijakan akuntansi, rincian akun, dan informasi penting lainnya yang tidak dapat disajikan langsung dalam laporan posisi keuangan atau laporan laba rugi.

2. Apakah catatan atas laporan keuangan wajib dibuat oleh UMKM? 

Ya. Berdasarkan SAK EMKM yang berlaku sejak 2018, catatan atas laporan keuangan adalah salah satu dari tiga komponen laporan keuangan wajib bagi UMKM, bersama laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi.

Related Post  5 Sumber Kebocoran Revenue Restoran & Solusinya (Aplikasi Pencatat Keuangan)

3. Apa saja isi catatan atas laporan keuangan UMKM? 

Isinya meliputi: gambaran umum usaha, pernyataan kepatuhan SAK EMKM, ikhtisar kebijakan akuntansi (metode penyusutan, penilaian persediaan), rincian akun signifikan, dan informasi material lainnya yang relevan bagi pembaca laporan.

4. Apa bedanya catatan atas laporan keuangan dengan laporan keuangan lainnya? Laporan posisi keuangan dan laba rugi menyajikan angka. CaLK menjelaskan konteks dari angka-angka tersebut, metode yang digunakan, asumsi yang diterapkan, dan detail akun yang perlu diketahui pihak lain seperti bank atau investor.

5. Bagaimana contoh catatan atas laporan keuangan yang sederhana untuk UMKM? Contoh sederhana mencakup: nama dan alamat usaha, pernyataan bahwa laporan disusun sesuai SAK EMKM, penjelasan metode penyusutan aset tetap, dan rincian utang atau piutang yang nilainya material. Format tidak harus panjang, yang penting informatif dan konsisten setiap periode.

Baca Juga: Laporan Posisi Keuangan: Pengertian, Manfaat & Contoh