
Apa Itu HPP Makanan?
HPP makanan atau Harga Pokok Produksi adalah total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu porsi atau satu unit produk makanan. HPP mencakup seluruh biaya, mulai dari bahan baku hingga biaya operasional yang terlibat langsung dalam proses produksi.
HPP berbeda dari harga jual. HPP adalah modal dasar; harga jual adalah HPP ditambah margin keuntungan yang Anda tentukan. Tanpa mengetahui HPP secara akurat, Anda tidak bisa menetapkan harga yang sehat untuk bisnis kuliner Anda.
3 Komponen Utama dalam Cara Hitung HPP Makanan
1. Biaya Bahan Baku Langsung
Seluruh bahan yang secara langsung membentuk produk makanan Anda — termasuk bahan utama dan bahan pendukung seperti bumbu, kemasan, dan garnish.
2. Biaya Tenaga Kerja Langsung
Upah koki, pramusaji, atau tenaga produksi yang terlibat langsung dalam pembuatan produk. Untuk usaha kecil di mana pemilik sendiri yang memasak, biaya ini tetap harus diperhitungkan sebagai komponen HPP.
3. Biaya Overhead Produksi
Biaya tidak langsung yang mendukung proses produksi, antara lain:
- Biaya gas, listrik, dan air untuk memasak
- Sewa dapur atau tempat usaha (dialokasikan per porsi)
- Penyusutan peralatan masak dan mesin
- Biaya kemasan dan alat saji
Rumus Cara Hitung HPP Makanan
Rumus HPP Makanan:
HPP per Porsi = (Biaya Bahan Baku + Biaya Tenaga Kerja + Biaya Overhead) ÷ Jumlah Porsi
Setelah mengetahui HPP, Anda dapat menentukan harga jual dengan rumus:Harga Jual = HPP per Porsi ÷ (1 – Target Margin Keuntungan)
Contoh Cara Hitung HPP Makanan: Nasi Ayam Geprek
Berikut contoh perhitungan HPP untuk usaha nasi ayam geprek skala kecil, dengan target produksi 50 porsi per hari:
A. Biaya Bahan Baku (per hari, 50 porsi)

B. Biaya Tenaga Kerja Langsung (per hari)

C. Biaya Overhead (per hari)

D. Perhitungan HPP per Porsi

Penetapan Harga Jual:
Jika Anda menargetkan margin keuntungan 35%, maka:
Harga Jual = Rp12.218 ÷ (1 – 0,35) = Rp18.797 ≈ Rp19.000 per porsi Artinya, dengan harga jual Rp19.000, Anda mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp6.782 per porsi atau Rp339.100 per hari dari 50 porsi.
Kesimpulan
Cara hitung HPP makanan yang benar mencakup tiga komponen utama: biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead produksi. Dengan rumus HPP per porsi yang sudah dijelaskan, Anda dapat menetapkan harga jual yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menghasilkan margin yang sehat bagi bisnis.
Mulailah dengan mencatat semua biaya secara terperinci, tidak ada yang terlalu kecil untuk diabaikan. Jika ingin proses yang lebih efisien dan akurat, pertimbangkan menggunakan Accounting+ sebagai alat bantu pencatatan keuangan bisnis kuliner Anda.
Baca Juga: Kenapa Margin Bisnis Anda Tipis? HPP UMKM Anda Mungkin Salah Hitung



