default-pattern

4 Rekomendasi Aplikasi Keuangan Toko Bangunan Terbaik 2026

Rekomendasi Aplikasi Keuangan Toko Bangunan Terbaik

Memilih aplikasi keuangan yang tepat untuk toko bangunan bukan keputusan sederhana. Dengan banyaknya pilihan di pasaran, pemilik UMKM sering bingung mana yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

Berikut adalah rekomendasi 4 aplikasi keuangan terbaik yang sesuai untuk kebutuhan toko bangunan dengan omzet di atas Rp100 juta per bulan, lengkap dengan perbandingan fitur dan kelebihan masing-masing.

4 Rekomendasi Aplikasi Keuangan Toko Bangunan

1. Accounting+

Accounting+ adalah aplikasi keuangan cloud-based yang dirancang khusus untuk kebutuhan UMKM Indonesia, termasuk toko bangunan dengan kompleksitas inventory tinggi.

Fitur Unggulan:

  • Integrasi penuh accounting, inventory, dan POS dalam satu platform
  • Multi-warehouse management untuk bisnis dengan beberapa lokasi
  • Dashboard real-time dengan KPI bisnis
  • Automated journal entry dari setiap transaksi
  • Mobile app untuk monitoring on-the-go
  • Customer support Bahasa Indonesia responsif
  • Compliance dengan regulasi perpajakan Indonesia

Kelebihan:

  • User interface intuitif, mudah dipahami non-akuntan
  • Onboarding assistance dan training materials lengkap
  • Pricing transparan mulai dari paket UMKM
  • Customizable report sesuai kebutuhan bisnis
  • Regular update fitur berdasarkan feedback user

Cocok Untuk: Toko bangunan dengan omzet Rp100 juta – Rp5 miliar per bulan yang membutuhkan solusi all-in-one tanpa perlu integrasi multiple software.

Harga: Mulai dari Rp100.000/bulan (hubungi sales untuk paket lainnya)

2. Jurnal by Mekari

Platform akuntansi online dengan ekosistem HR dan payroll terintegrasi dari Mekari.

Fitur Unggulan:

  • Accounting automation dengan AI-powered categorization
  • Integration dengan e-commerce marketplace
  • Inventory management multi-gudang
  • API terbuka untuk integrasi custom

Kelebihan:

  • Brand established dengan user base besar
  • Ecosystem Mekari untuk HR (Talenta) dan payroll terintegrasi
  • Banyak template laporan keuangan

Kekurangan:

  • Pricing relatif tinggi untuk UMKM kecil
  • Learning curve cukup steep untuk fitur advanced
  • Customer support kadang slow response di jam sibuk
Related Post  Panduan Mengelola Keuangan Harian Bisnis Kuliner dengan Sistem Pembukuan Digital

3. Accurate Online

Software akuntansi dengan versi desktop dan cloud, populer di kalangan bisnis menengah.

Fitur Unggulan:

  • Fitur akuntansi sangat lengkap dan detail
  • Manufacturing module untuk bisnis yang produksi sendiri
  • Project costing untuk tracking profitabilitas per project
  • Multi-currency support

Kelebihan:

  • Fitur akuntansi paling komprehensif
  • Support untuk compliance perpajakan Indonesia
  • Bisa digunakan offline (versi desktop)

Kekurangan:

  • Interface terkesan outdated dan kurang user-friendly
  • Membutuhkan background akuntansi untuk maximize fitur
  • Mobile app limited functionality

4. Kledo

Deskripsi: Aplikasi keuangan cloud berbasis web dengan fokus simplicity untuk UMKM.

Fitur Unggulan:

  • Simple accounting untuk non-akuntan
  • Inventory management basic
  • Invoice dan quotation generator
  • Multi-user collaboration

Kelebihan:

  • User-friendly untuk pemula
  • Pricing terjangkau
  • Free plan tersedia (limited feature)
  • Setup cepat

Kekurangan:

  • Fitur inventory management terbatas
  • Report customization minim
  • Kurang cocok untuk bisnis complex

Kesimpulan

Memilih aplikasi keuangan yang tepat adalah investasi strategis untuk toko bangunan. Dari 6 rekomendasi di atas, tidak ada satu solusi yang cocok untuk semua bisnis. Keputusan terbaik tergantung pada:

  • Skala bisnis dan volume transaksi
  • Kompleksitas inventory dan jumlah SKU
  • Budget yang tersedia
  • Technical capability tim
  • Rencana ekspansi jangka panjang

FAQ SECTION

1. Apa aplikasi keuangan terbaik untuk toko bangunan?

Tergantung skala bisnis. Untuk UMKM menengah (omzet Rp100 juta – Rp5 miliar/bulan), Accounting+ dan Jurnal menjadi pilihan terbaik dengan fitur all-in-one. Untuk skala kecil, Kledo lebih affordable.

2. Berapa biaya aplikasi keuangan untuk toko bangunan per bulan?

Berkisar Rp100.000 – Rp1.200.000 per bulan untuk subscription cloud-based. Ada juga opsi perpetual license (beli sekali) dengan harga Rp3 juta – Rp10 juta tergantung provider dan fitur.

Baca Juga: 3 Kesalahan Pencatatan Keuangan Toko Bangunan Bikin Bangkrut (+ Solusi)